ANALISIS DAMPAK PENYALURAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI INDONESIA DAN DIY

Authors

  • Arif Ikhsan Nur Hikmawan Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan RI
  • lingga Yudhana Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementerian Keuangan RI

DOI:

https://doi.org/10.51195/iga.v16i2.122

Keywords:

Penyaluran KUR, Tingkat Pengangguran Terbuka, DIY

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) dampak penyaluran penyaluran KUR terhadap tingkat pengangguran terbuka di Indonesia; 2) Mengetahui dampak penyaluran KUR terhadap tingkat pengangguran terbuka di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini disusun dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam kajian ini berupa data sekunder dan data primer. Data sekunder yang digunakan dalam kajian ini berasal dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dari hasil estimasi yang dihasilkan dalam penelitian ini memberikan hasil empiris bahwa penyaluran KUR berpengaruh dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 9,21% pada level nasional dan sebesar 22,46% pada level DIY

References

Azolibe, C. B., Dimnwobi, S. K., & Uzochukwu-Obi, C. P. (2022). The determinants of unemployment rate in developing economies: Does banking system credit matter? (Number WP/22/044). African Governance and Development Institute (AGDI). https://hdl.handle.net/10419/269051

Campbell, D. T., & Stanley, J. C. (2015). Experimental and Quasi-Experimental Designs for Research. Ravenio Books.

Dromel, N. L., Kolakez, E., & Lehmann, E. (2010). Credit Constraints and The Persistence of Unemployment. Labour Economics, 17(5), 823–834. https://doi.org/10.1016/j.labeco.2010.04.005

Husnah, H., Suparman, S., & Rauf, R. A. (2023). The Role of Business Credit on SME Performance, Regional Economic Output, and Unemployment (Vol. 3, Number 3).

Juniarto, Y., & Muchlisoh, S. (2021). Pengaruh Kredit UMKM Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat Tahun 2015-2019. Seminar Nasional Official Statistics, 2021(1), 577–586. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2021i1.973

Keynes, J. M. (1936). The General Theory of Employment, Interest and Money. Palgrave Macmillan.

Ncanywa, T. (2016). Micro Credit Finance and Unemployment In South Africa. INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMICS AND FINANCE STUDIES, 8, 107–116.

Ozili, P., & Oladipo, O. (2025). Impact of credit expansion and contraction on unemployment. International Journal of Social Economics, 52(2), 205–219. https://doi.org/10.1108/IJSE-12-2023-0939

Shadish, W. R., Cook, T. D., & Campbell, D. T. (2002). Experimental And Quasi-Experimental Designs For Generalized Causal Inference. Houghton Mifflin Company.

Sipahutar, M. A. (2016). Effects of Credit on Economic Growth, Unemployment and Poverty. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi Dan Pembangunan, 17(1), 37. https://doi.org/10.23917/jep.v17i1.1651

Sukirno, S. (2019). Mikroekonomi Teori Pengantar. Rajawali.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2006). Pembangunan Ekonomi. Erlangga.

Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2007 tentang Kebijakan Percepatan Pengembangan Sektor Riil dan Pemberdayaan UMKM.

Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat.

Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat.

Undang-undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Published

2026-06-22